Saturday, 2 June 2012

‎*JANGAN TERMENUNG*

Efesus 5:17
"Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 29; Filipi 1; Ayub 38-39

Sebagai orang-orang yang percaya, kita tahu bahwa doa adalah saluran komunikasi manusia dengan Allah. Namun, tidak semua orang yang berdoa meyakini apa yang mereka panjatkan. Mereka terlalu banyak membingungkan apakah doa saya sudah sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak. Mereka berkata, "Wah, aku pasti tidak dapat berharap Tuhan akan berbuat sesuatu untukku jika itu diluar kehendak-Nya." Dan mereka benar sendiri.

Seharusnya kita tidak usah membuang waktu berdiri dalam kebingungan. Allah telah memberikan firman-Nya kepada manusia dan kita semua bisa membacanya setiap hari bila kita mau melakukannya. Dari sinilah kita dapat menemukan apa kehendak Tuhan bagi kita.

Tuhan telah membuat beberapa perjanjian khusus dalam firman-Nya dan Dia berkehendak untuk memenuhi setiap janji itu dalam hidup Anda. Malah sebenarnya, janji-janji itu dijamin oleh suatu kontrak yang telah ditandatangi dalam darah Yesus.

Alkitab adalah warisan terakhir dari Yesus Kristus. Itu adalah catatan dari apa yang Anda dapatkan di bumi ini dan di kehidupan mendatang dan tindakan paling cerdas yang dapat Anda lakukan ialah memahami isinya. Jangan biarkan Alkitab tergeletak di meja Anda lalu menangis di lantai sambil berseru, "Tuhan, Tuhan, aku sedang mencari kebenaran."

Ambillah Alkitab dari meja itu lalu selidikilah hal-hal yang menjadi milik Anda! Berubahlah jika memang firman-Nya berkata seperti itu. Dengan melakukannya, Anda sedang menyesuaikan diri dengan kehendak Tuhan.

Dia tidak pernah berubah. Alkitab menyatakan Allah tetap sama kemarin, hari ini dan sampai selama-lamanya.

Kehendak-Nya juga demikian. Jadi, janganlah membuang waktu Anda untuk termenung memikirkan apakah doa-doa Anda sesuai dengan kehendak-Nya.

Bacalah firman Tuhan dan jadikan itu sebagai landasan doa karena dengan begitu, Anda dapat memastikan jawaban doa-doa yang dipanjatkan yang akan datang.

Orang yang tinggal dalam Firman Tuhan selalu hidup dalam kepastian.

DARI BIASA MENJADI LUAR BIASA

Efesus 3:14-21

"Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita," Efesus 3:20

Banyak dari kita yang berpikir Tuhan hanya memakai orang-orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata atau pintar, kaya dan kuat saja untuk Ia pakai sebagai kemuliaanNya. Lalu, kita yang merasa diri sebagai orang yang biasa-biasa saja dan tidak punya sesuatu yang bisa dibanggakan, menjadi rendah diri dan merasa tidak layak di hadapan Tuhan. Perhatikan ayat ini: "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah." (1 Korintus 1:27-29). Justru orang-orang yang dipandang sebelah mata oleh dunia dan orang-orang "biasa" dapat dipakai Tuhan secara ajaib, karena "...Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan," Jadi kita pun dapa melakukan perkara-perkara besar dan ajaib asal kita percaya bahwa Tuhan sanggup memakai hidup kita menurut kuasaNya.

Tokoh-tokoh besar seperti Abraham, Musa, Daud, Gideon, Yosua dan lain-lain adalah orang-orang biasa yang dipakai dan diurapi Tuhan menjadi orang-orang yang luar biasa. Tuhan tidak mencari orang-orang yang mampu, kuat atau pintar, tetapi Dia mencari orang yang mau, yaitu mau untuk diproses dan dibentuknya menjadi bejanaNya yang mulia dan berharga. Saat ini Tuhan sedang mencari orang-orang yang mengasihi Dia dengan sungguh, memiliki hati yang benar dan memiliki tekad untuk memberi yang terbaik bagiNya. Manusia melihat penampilan luar seseorang dan apa yang terlihat secara kasat mata, tetapi Tuhan melihat hati (baca 1 Samuel 16:7).

Jika saat ini Tuhan memilih dan mengurapi kita menjadi alatNya, itu semata-mata karena anugerahNya. Karena itu jangan ada yang membanggakan diri atau menyombongkan diri. Tidak ada alasan sedikit pun bagi kita untuk bermegah.

Tetaplah rendah hati dalam pelayanan, jangan sekali-kali mencari hormat pujian manusia, karena segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan saja!

‎* MENGELUH *

Pertanyaan:

"Mengapa orang hidup mengeluh?" (Rat.3:39a)

Dalam setiap cobaan, orang selalu saja mengeluh bahkan tidak jarang menjerit, lalu putus asa; tragisnya bunuh diri karena cobaan tdk kunjung berhenti. Tidak sedikit juga orang menyalahkan dan menuduh Tuhan sebagai sumber cobaan.
Sadar atau tidak sadar, kitalah yang kerap mengundang cobaan datang dalam kehidupan kita. Melalui tingkah-laku, perbuatan, dan perkataan kita yang tercela, kita mengundang cobaan. Cobaan membuat kita menderita. Kita menderita karena perbuatan kita sendiri. Itulah keadaannya. Lingkaran setan!
Jadi cobaan datangnya bukan dari Tuhan, seperti yang dituduhkan oleh orang-orang fasik itu.
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut. (Yak. 1:13~15)

"Biarlah setiap orang mengeluh karena dosanya!" (Rat. 3:39b)

RM1.00 dengan RM100

Wang RM100 & RM1.00 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak & diedarkan oleh BankNegaraMalaysia. Dijadikan sebuah cerita, Ketika bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat.

4 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja didalam dompet seorang pemuda. Kemudian diantara kedua duit tersebut terjadilah percakapan. Yang RM100 bertanya kepada RM1.00, "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau busuk?" RM1.00 menjawab, "Kerana Selepas saya keluar dari Bank saya terus ditangani orang2 bawahan dari Pembawa beca, Penjual sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis" Lalu RM1.00 Bertanya balik kepada RM100, "Kenapa kamu kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?" Dijawabnya, "Kerana selepas saya keluar dari Bank, saya terus disambut perempuan cantik, & saya singgah ke restoran mahal, di mall & juga hotel2 berbintang serta keberadaan saya selalu di jaga dan jarang keluar dari dompet"

Lalu RM1.00 bertanya lagi, "Pernahkah engkau singgah di tempat ibadah?" Dijawablah, "tidak pernah" RM1.00 pun berkata lagi, "Ketahuilah walaupun saya hanya RM1.00, tetapi saya selalu singgah di rumah TUHAN dan ditangan anak2 yatim, bahkan saya selalu bersyukur kepada TUHAN. Saya tidak dipandang bukan sebuah nilai, tetapi adalah sebuah manfaat"

Akhirnya menangislah RM100 Kerana sombong dengan kehebatan, dan nilai yang tinggi tetapi tidak begitu bermanfaat selama ini. Jadi janganlah kita pandang sebesar mana diri kita, tetapi lihatlah seberapa bermanfaat penghasilannya dipakai untuk memuliakan TUHAN. Kerana kekayaan bukanlah untuk kesombongan!!

‎4 Ciri-ciri manusia TUHAN (man of God)

1 Timotius 6:11 ...kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan....

1. Adil
- Tidak menghakimi, sebab iapun tidak dihakimi
- Mengampuni, sebab iapun telah diampuni

2. Kasih
- Ia mengasihi, karena TUHAN telah terlebih dahulu mengasihinya

3. Sabar
- Ia sabar, karena ketika ia hidup dalam dosa, TUHAN pun telah bersabar terhadap dia

4. Lembut
- Hati yang lemah lembut, yaitu hati yang mau dipimpin oleh Roh Kudus yang telah berdiam di dalam dirinya, sehingga tidak lagi menuruti hawa nafsunya
- Adil, kasih dan sabar dapat tercapai hanya jika hatinya dipenuhi oleh Roh Kudus.

Terpisah dari dunia

Tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. (1 Korintus 15:31).

Mereka yang mengakui nama Kristus harus mewakili Kristus sebagai pola dan teladan mereka. Mereka harus memberitahu kebenaran kepada orang lain dalam kemurniannya dan mengatakan kepada mereka apa saja keistimewaan dan tanggung jawab kehidupan Kristen; dan ini dapat dilakukan oleh orangorang yang mengaku para pengikut Kristus hanya saat mereka menyesuaikan karakter mereka dengan prinsip-prinsip kebenaran yang suci. Tidak boleh ada penyimpangan kepercayaan suci pada siapa pun yang mengaku anak Allah. Tidak boleh ada penghapusan pada garis pemisah antara orang Kristen dan dunia. Tidak boleh membawa kebenaran turun pada tingkat yang sama, karena ini tidak menghormati Allah, yang telah memberikan pengorbanan kekal dalam memberi Anak-Nya untuk dosa-dosa dunia....

Banyak yang mengaku anak-anak Allah kelihatannya tidak mengerti bahwa hati harus diperbarui, karena praktik mereka mengabaikan kata dan perbuatan Kristus. Melalui tindakan, mereka dengan jelas berkata, “Sudah menjadi hakku bertindak sendiri. Aku akan sangat sengsara bila tidak bertindak sesuai kehendakku.” Ini adalah agama yang berlaku di dunia sekarang ini, tetapi tidak mendapat dukungan dari surga....

Yang disebut ilmu pengetahuan, pertimbangan manusia, dan puisi tidak dapat disetarakan keabsahannya dengan wahyu; tetapi itu merupakan rencana Setan meninggikan peribahasa, tradisi, dan penemuan manusia menjadi setara keabsahannya dengan Firman Allah; dan setelah mencapai ini, meninggikan kata-kata manusia....

Tidak ada keamanan bagi kita kecuali setiap harinya menerima pengalaman baru dalam memandang kepada Yesus, Pencipta dan Penyempurna iman kita. Hari demi hari kita harus memandang Dia dan menjadi berubah ke dalam gambar-Nya. Kita harus menunjukkan sifat-sifat Ilahi dan mengikuti jejak kaki Yesus apa pun risikonya bagi diri kita sendiri. Kita harus menempatkan diri di bawah tuntunan Ilahi, meminta nasihat dari Firman Allah, dan setiap hari bertanya, Apakah ini jalan Tuhan?... Tidak ada tabiat cacat yang akan diabadikan dan mengotori surga dengan ketidaksempurnaannya....

Satu pengakuan iman tidak berharga kecuali jiwanya memegang teguh prinsip-prinsipnya, dan menerima dan menyerap makanan kebenaran yang limpah, dan dengan demikian turut serta dalam sifat Ilahi.

KESEMPATAN MENERIMA BERKAT DARI RANCANGAN DIA

“Bilamana Aku menutup langit, sehingga tidak ada hujan, dan bilamana Aku menyuruh belalang memakan habis hasil bumi, dan bilamana Aku melepaskan penyakit sampar di antara umat-Ku dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.” 2 Tawarikh 7:13-15

Bilamana kita menyadari perilaku kita adalah jahat dan kita kembali ke Tuhan karena kebutuhan kita akan Dia, maka Ia akan selalu setia dan akan mengampuni dosa kita dan membersihkan kita dari SEMUA dosa! Itu tentunya sepanjang kita masih hidup dan bernapas.
Jika kita telah mendengar tentang kasih Yesus pada diri kita, lalu menolaknya dan binasa dari dunia ini…..maka semua sudah terlanjur. Namun, sepanjang kita bernapas dan menerima kasih dan rahmat Yesus Kristus dan menerima apa yang Dia lakukan untuk kita di bukit Golgota, maka kita mempunyai kesempatan menerima berkat-Nya yang kekal.
Betapa besarnya kasih Allah!

Tuhan, terima kasih atas pemberian karunia pengharapan untuk masa depan. Terima kasih atas kepedulian yang begitu besar pada kami dan bahwa rancangan-Mu untuk kami adalah rancangan yang baik dan bukan yang jahat.

Tolonglah kami untuk masuk dalam rancangan-Mu untuk hidup kami hari ini dan menghentikan kami membuat rancangan sendiri. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada kami setiap hari untuk mengenal-Mu dengan lebih mendalam dan lebih dekat. Dalam nama Yesus kami berdoa, Amin.

Semoga kita berjalan sesuai rancangan Allah di tempat kerja dan di rumah!

‎"JUST DO IT"

Yakobus 2:22
"Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna."

Banyak orang menganggap semua yang diperlukan untuk pertumbuhan rohani adalah pendalaman Alkitab dan doa.
Tetapi beberapa masalah dalam hidup tidak akan pernah berubah dengan pendalaman Alkitab atau doa saja.

Tuhan lebih suka bekerja sama melalui orang-orang yang mau melangkah bersamaNya Roma 8:28
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai sesuai dengan rencana Allah."

Dia ingin kita tumbuh didalam iman dan perbuatan secara bersamaan.

Hukum Tuhan dengan hukum manusia berbeda jauh, kalau hukum manusia mampu dan bisa dulu, tetapi hukum Tuhan percaya saja dan lakukan.

Tambahkan dalam doa-doa kita, iman didalam perbuatan, mulai melangkah sesuai dengan Firman Tuhan yang sudah kita dapat dan renungkan setiap hari.

Ingin adanya perubahan dalam hidup..??? "JUST DO IT"
Selamat melangkah dalam iman...

DO IT NOW

“Jangan menahan kebaikan daripada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya”
(Amsal 3:27)

Sering kali kita menunda untuk melakukan sesuatu karena berpikir nanti atau esok masih ada waktu, kita harus menyadari bahwa waktu akan terus berlalu tanpa pernah menunggu dan mungkin hari esok tidak akan hadir kembali dalam hidup kita.
Selagi masih ada nafas dan kesempatan untuk hidup, beri dan nyatakanlah kasih, pengampunan dan kebaikan yang dapat kita berikan kepada sesama, meminta maaflah dan akuilah kesalahan yang kita lakukan meski terkadang tindakan mereka telah menyakitkan, mengecewakan dan menghancurkan hati kita.
Ketika waktu telah terhenti tidak akan ada lagi kesempatan untuk kembali yang ada tinggal penyesalan yang menyakitkan.

TUHAN MAHA TAHU.

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung air matamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menemuimu..
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan sudah punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur...
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap...
TUHAN TAHU

Bacaan: Mazmur 139: 1-18, 23-24

TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya. Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?

Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.

Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam," maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang. Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.

Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!