-Doa adalah nafas rohani bagi kita sebagai orang kristian
-Doa juga adalah satu cara bagi kita untuk berkomunikasi dengan TUHAN
-Bila kita berdoa kita mestilah tunduk dan takut akan TUHAN
-Ada 9 sebab yang menyebabkan doa kita tidak dijawab:
1. Ketidakpercayaan (Yakobus 1:5-7)
-Hendaklah meminta kepada ALLAH
-Percaya bahawa kita akan mendapatnya (Matius 21:22)
-Meminta dengan iman (ayt 6)
2. Tidak tinggal didalam TUHAN (Yohanes 15:7)
-Mesti sentiasa tinggal didalam TUHAN
-Tidak meminta menurut kehendak sendiri
-Memahami keinginan dan kehendak TUHAN disaat berdoa. (1 Yohanes 5:14,15)
3. Tidak mengampuni (Matius 6: 14,15)
-Jangan berdendam (Matius 5:23,24)
-Mengasihi sesama manusia (Markus 12:30,31)
-Mengasihi ALLAH harus mengasihi saudaranya (1 Yohanes 4:21)
4. Tidak mengakui dosa
-Kita sebagai manusia memang seringkali melakukan dosa @ pelanggaran yang tidak menyenangkan hati TUHAN.
-Tiada manusai yang tidak berdosa (1 Yohanes 1:10)
-Semasa berdoa paling penting untuk kita mengakui dosa-dosa kita dan meminta pengampunan daripada TUHAN.
-Dosa adalah pemisah kita dengan TUHAN dan menyebabkan DIA menyembunyikan diri daripada kita. (Yesaya 59:2b)
5. Terlalu cepat menyerah
-Berdoa banyak alasan
-Meminta harus mengimani ( Yakobus 5:16b)
-Menanti dengan tekun dan sabar.
-ada 3 jawapan doa: i)YA ii)TIDAK iii)NANTI
6. Kehilangan kesatuan
-Filipi 2:2
-Efesus 4:3-6
7. Tidak memberi perpuluhan dan persembahan
-Maleakhi 3:8-11
8. Tidak bersekutu dengan TUHAN
-Bersungguh-sungguh datang kepada TUHAN (Roma 12:1)
-Nubuat yesaya (Matius 15:8,9)
9. Teruskan berdoa
Kesimpulan:
Apabila kita berdoa hendaklah kita yakin dan percaya bahawa TUHAN telah mendengar doa kita dan telah mengetahui semua itu sebelum kita ungkapkan.
Sentiasalah tinggal didalam TUHAN. mengampuni semua orang seperti TUHAN juga telah mengampuni kita, mengasihi sesama manusia, mengakui dosa-dosa kita sebelum berdoa, jangan terlalu cepat menyerah, berusaha memelihara kesatuan yang ada didalam diri kita sebagai orang kristian, ingatlah dan sentiasa memberi wang perpuluhan dan teruskan berdoa.. Amen
Ruangan bagi saya untuk memberi SHARING atau PERKONGSIAN mengenai beberapa Pedoman dan Inspirasi yang mungkin berguna kepada sesama insan. Semoga sharing ini membawa sesuatu yang baik kepada setiap pembaca..:)
Tuesday, 20 March 2012
"Mengapa kadang-kadang doa kita tidak dijawab"?
Mengucap Syukurlah
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak kaya...
Lalu Dia menunjukkan seorang pria dengan banyak harta, tetapi hidup kesepian, dan tidak memiliki siapapun untuk berbagi.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak kacak...
Lalu Dia menunjukkan seorang lelaki dengan kekacakkan yang melebihi lainnya, tetapi memiliki karakter yang buruk.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Ia membiarkan aku menjadi tua...
Lalu Dia menujukkan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun sedang terbujur kaku, meninggal karena kecelakaan kereta.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak memiliki rumah besar...
Lalu Dia menunjukkan sebuah keluarga yang beranggotakan 6 orang, baru saja diusir dari rumah yang kecil sesak...dan terpaksa tinggal dijalanan.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku harus bekerja...
Lalu Dia menunjukkan seorang pria, yang tidak bisa menemukan satu pekerjaan pun, karena tidak memiliki kesempatan untuk belajar membaca.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak menjadi orang terkenal...
Lalu Dia menunjukkan seseorang yang memiliki banyak sahabat, tetapi semuanya pergi ketika orang itu tidak memiliki harta lagi.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa aku tidak pintar...
Lalu Dia menunjukkan seorang yang terlahir jenius, tetapi dipenjara karena menyalahgunakan kepintarannya untuk kejahatan.
Aku bertanya kepada Tuhan, mengapa Ia begitu sabar dengan orang yang tidak bisa bersyukur seperti aku...
Dia lalu menunjukkan AlkitabNya...Dia menunjukkan AnakNya, yang telah mengambil alih tempatku di Kalvari.
Aku tahu sekarang betapa besar Ia mengasihiku...Dan itu cukup bagiku.
I TESALONIKA 5:18 'Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.'
Dia Paling setia dan lagi setia..
Kita ingin menjadi setia kepada-Nya...Namun, sebagai ciptaan-Nya yang lemah... kita sering sahaja jatuh dan hampir trgletak dan kadang benar-benar tergeletak. Tetapi, oleh kerana cinta Kasih-Nya, kita masih ada di sini untuk memuji dan memuliakan nama-Nya. Tiada yang mustahil bagi Dia...Sebaliknya, sesuatu perkara yang amat mustahil bagi kita, itulah yang amat tidak mustahil bagi Dia. Kerana, Dialah berkuasa dan jika kehendak-Nya, maka terjadilah sesuatu perkara itu. Maka itu, sedarlah..dan bersyukurlah dengan apa adanya kita...
Sedarilah bahawa, Dia selalu setia dalam apapun jua keadaan kita. Puji pujian untuk-Nya takkan pernah ada pengakhirannya. Kerana kita sedar bahawa, apapun yang kita kecapi sekarang ini semuanya atas kehendak-Nya dan itulah anugerah-Nya kepada kita. Sedarilah bahawa, Kesetiaan-Nya takkan pernah berakhir...
Kehidupan adalah satu Perjalanan
Hidup ini adalah satu perjalanan
Kita adalah pengembara yang sedang menuju ke suatu tempat
Namun tempat itu masih jauh bagi kita
Di tempat itu ada seseorang yang sedang menanti kita
Dia penuh dengan Cinta Kasih yang indah sekali
Dalam perjalanan ini...
Banyak sekali batu yang menyebabkan kita tersandung jatuh...
Namun begitu, berdirilah semula dan teruskan perjalananmu
Kuatkanlah dan teguhkanlah jiwa dan ragamu
Bukan itu sahaja, kita juga harus jaga kesihatan fizikal kita
Cintailah Dirimu... dan juga sesamamu...kataNya...
Walau apapun keadaan kita,
Jangan pernah putus harapan...
Ingatlah bahawa hanya Dialah pengharapan yang pasti..
Memang sukar tapi pasti...
Ketahuilah bahawa Dia mencintai kita semua...
Dia tidak pernah tinggalkan kita walau sesaat pun...
Dia setia dengan cinta kasihNya walau dalam apapun
Keadaan kita...
Saat TUHAN katakan TIDAK
Saya meminta kepada TUHAN untuk menyingkirkan PENDERITAANKU...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar engkau MENGALAHKANNYA."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menyembuhkan KECACATANKU...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Jiwa adalah SEMPURNA, badan hanyalah SEMENTARA."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menghadiahkanku KESABARAN...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Kerana kesabaran adalah HASIL DARI KESULITAN; itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari."
Saya meminta kepada TUHAN untuk memberiku KEBAHAGIAAN...
Tetapi Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. AKU memberimu BERKAT. Kebahagiaan adalah tergantung padamu."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menjauhkan PENDERITAAN...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat padaKU."
Saya meminta kepada TUHAN untuk MENUMBUHKAN ROHKU...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Engkau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi AKU akan memangkas untuk membuatmu berbuah."
Saya meminta kepada TUHAN segala hal sehingga aku dapat MENIKMATI HIDUP...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. AKU akan MEMBERIMU HIDUP YANG KEKAL, sehingga engkau dapat menikmati segala hal."
Saya meminta kepada TUHAN membantuku mengasihi orang lain seperti Ia mengasihiku...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar engkau MENGALAHKANNYA."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menyembuhkan KECACATANKU...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Jiwa adalah SEMPURNA, badan hanyalah SEMENTARA."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menghadiahkanku KESABARAN...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Kerana kesabaran adalah HASIL DARI KESULITAN; itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari."
Saya meminta kepada TUHAN untuk memberiku KEBAHAGIAAN...
Tetapi Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. AKU memberimu BERKAT. Kebahagiaan adalah tergantung padamu."
Saya meminta kepada TUHAN untuk menjauhkan PENDERITAAN...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat padaKU."
Saya meminta kepada TUHAN untuk MENUMBUHKAN ROHKU...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. Engkau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi AKU akan memangkas untuk membuatmu berbuah."
Saya meminta kepada TUHAN segala hal sehingga aku dapat MENIKMATI HIDUP...
Tetapi TUHAN menjawab, "TIDAK. AKU akan MEMBERIMU HIDUP YANG KEKAL, sehingga engkau dapat menikmati segala hal."
Saya meminta kepada TUHAN membantuku mengasihi orang lain seperti Ia mengasihiku...
Tetapi TUHAN menjawab, "Aaahhh, akhirnya engkau mengerti. Hari ini adalah milikmu, jangan sia-siakan. Bagi dunia engkau mungkin hanyalah seseorang, tetapi bagiKU dan seseorang, engkau adalah duniaKU dan dunianya."
TUHAN YESUS KRISTUS MENGASIH KITA SENTIASA..
AMEN.
TUHAN YESUS KRISTUS MENGASIH KITA SENTIASA..
AMEN.
Jangan terlalu mengejar kesempurnaan...
Pernikahan adalah seperti Sekolah Cinta
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.
Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.
Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia! menjawab, "Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar."
Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat
memperoleh apa yang aku pinta dariMu?"
Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."
Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan
kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu".
J I K A........
Jika kamu memancing ikan.....
Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil
Ikan itu.....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... .
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja......
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... ..
Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada
takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh......cukuplah sekadar keperluanmu. ......
Apabila sekali ia retak......tentu sukar untuk kamu menambalnya semula......
Akhirnya ia dibuang..... .
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.....
Begitu juga jika kamumemiliki seseorang, terimalah seadanya.... .
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya Begitu istimewa.... .
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk
menerimanya. ....akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus
Hingga ke akhirnya.... .
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi.....yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain....
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan
menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan....yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain.
Jangan terlalu mengejar kesempurnaan.
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.
Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.
Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia! menjawab, "Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar."
Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat
memperoleh apa yang aku pinta dariMu?"
Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."
Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan
kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu".
J I K A........
Jika kamu memancing ikan.....
Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil
Ikan itu.....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... .
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja......
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... ..
Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada
takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh......cukuplah sekadar keperluanmu. ......
Apabila sekali ia retak......tentu sukar untuk kamu menambalnya semula......
Akhirnya ia dibuang..... .
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.....
Begitu juga jika kamumemiliki seseorang, terimalah seadanya.... .
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya Begitu istimewa.... .
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk
menerimanya. ....akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus
Hingga ke akhirnya.... .
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi.....yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain....
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan
menyesal.
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan....yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain.
Jangan terlalu mengejar kesempurnaan.
Sunday, 18 March 2012
"PERJALANAN HIDUP"
Hidup adalah sebuah perjalanan, mulai lahir sebagai seorang bayi, kanak-kanak kecil, anak-anak, remaja, dewasa, lalu tua.
Dalam sebuah perjalanan, pastinya setiap orang mengalami hal yang sama yaitu tumbuhnya gigi,rambut serta usia, entah laki-laki/perempuan secara lahiriahnya.
Namun yang membezakan adalah situasi dan keadaan bertumbuh-kembangnya jiwa seseorang, entah laki-laki/perempuan, yang satu berbeza dengan yang lain, bahkan yang kembar sekalipun.
Persahabatanlah yang dapat membuat jiwa menjadi satu tanpa melihat adanya perbezaan. Persahabatan membuat orang lain menjadi saudara, bahkan dapat mengubah secara fisik rupa seseorang seperti pinang dibelah dua.
Lihatlah suami-istri yang rukun damai, semakin hari-semakin seperti saudara kakak dan adik. Mereka saling mengisi satu dengan yang lain, mereka semakin hari semakin tahu prilaku dan tabiatnya satu dengan yang lain. Kadang tanpa berbicarapun mereka sudah tahu apa yang diharapkannya tanpa beradu mulut.
Yang menyebabkan perpisahan jiwa terjadi,dikeranakan berbezanya menanggapi dan menafsirkan suatu hal,sehingga secara automatik membuat prilaku dan tindakan yang berbeza pula.
===================================
Ayub 7:1 "Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?
Yakobus 4;4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu,bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini,ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Matius 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus :"Enyahlah Iblis,Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,melainkan apa yang difikirkan manusia.
Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa adalah satu"
Yohanes 14:9 "Kata Yesus kepadanya:telah sekian lama Aku bersama-sama kamu,Filipus,namun engkau tidak mengenal Aku?
Barangsiapa telah melihat Aku,ia telah melihat Bapa. Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
Dalam sebuah perjalanan, pastinya setiap orang mengalami hal yang sama yaitu tumbuhnya gigi,rambut serta usia, entah laki-laki/perempuan secara lahiriahnya.
Namun yang membezakan adalah situasi dan keadaan bertumbuh-kembangnya jiwa seseorang, entah laki-laki/perempuan, yang satu berbeza dengan yang lain, bahkan yang kembar sekalipun.
Persahabatanlah yang dapat membuat jiwa menjadi satu tanpa melihat adanya perbezaan. Persahabatan membuat orang lain menjadi saudara, bahkan dapat mengubah secara fisik rupa seseorang seperti pinang dibelah dua.
Lihatlah suami-istri yang rukun damai, semakin hari-semakin seperti saudara kakak dan adik. Mereka saling mengisi satu dengan yang lain, mereka semakin hari semakin tahu prilaku dan tabiatnya satu dengan yang lain. Kadang tanpa berbicarapun mereka sudah tahu apa yang diharapkannya tanpa beradu mulut.
Yang menyebabkan perpisahan jiwa terjadi,dikeranakan berbezanya menanggapi dan menafsirkan suatu hal,sehingga secara automatik membuat prilaku dan tindakan yang berbeza pula.
===================================
Ayub 7:1 "Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?
Yakobus 4;4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu,bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini,ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Matius 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus :"Enyahlah Iblis,Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah,melainkan apa yang difikirkan manusia.
Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa adalah satu"
Yohanes 14:9 "Kata Yesus kepadanya:telah sekian lama Aku bersama-sama kamu,Filipus,namun engkau tidak mengenal Aku?
Barangsiapa telah melihat Aku,ia telah melihat Bapa. Salam Damai dan Doa
"Semoga Allah memberimu Damai"
” Belajar Dari ♡Kasih♡ Tuhan..”
Iman mendatangkan perkara yang dashyat dan ajaib. Dengan iman, kita dengan yakin berkata : ” tak ada yang mustahil bagi orang percaya!” , dengan iman kita menyaksikan mujizat Tuhan nyata dalam hidup kita. Tetapi hal yang terbesar dan bahkan dikatakan oleh Tuhan Yesus, sebagai hukum yang terutama, adalah.. “Kasih.” Kasih adalah inti dari semua yang dijabarkan dalam Alkitab! Bukan hanya sekedar kata yang terucap di bibir dengan mudah, tetapi lebih dari itu “Kasih ” membutuhkan bukti dalam tindakan/perbuatan!
Belajar dari “Kasih” Tuhan, terdapat 3 (tiga) tingkatan kasih..:
1). Memberi.
Karena begitu besar kasih Allah kepada kita, maka Ia “Memberi” (mengaruniakan) Yesus AnakNya yang tunggal bagi kita » Yoh 3:16. Itulah bukti Kasih Tuhan. Demikian juga dengan kita. Untuk membuktikan Kasih, kita harus “Memberi”. Bukan
hanya memberi secara materi, tetapi yang terutama memberi hati dan hidup kita kepada Tuhan! Firman Tuhan katakan: “dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada..” Jadi, bila hati kita sepenuhnya kita berikan kepada Tuhan, tidak sukar bagi kita untuk memberi harta, waktu, dan segala sesuatu yang kita miliki!
2). Berkorban.
Bukti kasih Tuhan tidak hanya berhenti pada memberi Yesus bagi kita, tetapi bahkan Yesus sendiri menjadi “Korban.” Kasih tidak hanya akan “memberi”, tetapi pasti meningkat pada satu tingkat di atasnya, yaitu : “Berkorban.” Berkorban itu “Sakit”..! Kalau tidak sakit, belum berkorban namanya!
Melayani Tuhan ketika ada waktu lowong, itu artinya anda “Memberi”. Tetapi apabila anda berusaha menyediakan waktu untuk melayani Tuhan ditengah kesibukan anda, bahkan saat kesehatan anda kurang mendukung, itu artinya “Berkorban”.
Mempersembahkan harta/uang anda pada Tuhan disaat berkelimpahan, artinya anda sudah “Memberi” kepada Tuhan. Tetapi bila anda mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, disaat anda sendiri berada dalam keadaan berkekurangan, itu artinya anda “Berkorban.”
Melayani Tuhan tanpa tantangan dan semuanya berjalan mulus, artinya anda “Memberi” pada Tuhan. Tetapi ketika anda tetap semangat melayani Tuhan meskipun ditolak dan difitnah, artinya anda mulai naik pada tingkatan “Berkorban.”
3). Mengampuni.
“Mengampuni” adalah tingkatan Kasih yang paling sempurna! Tuhan Allah tidak hanya memberi dan mengorbankan Yesus, tetapi Dia juga mengampuni kita! Demikian pula dengan Yesus. Sekalipun Ia dikhianati, dipukul, diludahi, difitnah, sampai di paku di kayu salib, tetapi Ia masih berkata: “Bapa ampunilah mereka…!” Dalam kesakitan yang luar biasa, Yesus masih berdoa kepada Bapa untuk memohon pengampunan bagi orang yang menyiksa dan hendak membunuh Dia!
Coba bayangkan, bagaimana seandainya Tuhan Allah memberi dan mengorbankan Yesus, tetapi Ia tidak mau mengampuni dosa-dosa kita??…. Jika demikian pengorbanan Yesus akan menjadi sia-sia. Karena tanpa pengampunan dosa, kita semua pasti binasa!
Marilah belajar dari “Kasih” Tuhan! Ia memberi, berkorban, dan menyempurnakan KasihNya dengan “Mengampuni”..!
Dikhianati, difitnah, ditolak memang sakit, tetapi kita harus melepaskan pengampunan, agar tidak timbul akar pahit dalam hati kita! Firman Tuhan katakan, jika kita tidak mengampuni, kita juga tidak akan diampuni! Bahkan Tuhan katakan: “….ampunilah 70 kali 7 kali..!” Intinya tidak tergantung dari nominal/jumlahnya, tapi artinya “Mengampuni” sampai kita bisa melupakan kesalahan-kesalahan yang diperbuat orang lain pada kita.
Tuhan Yesus yang mengasihi kita dengan “Kasih” yang sempurna, kiranya menolong dan memampukan kita untuk meneladani KasihNya dalam sikap hidup setiap hari! Amin!
Belajar dari “Kasih” Tuhan, terdapat 3 (tiga) tingkatan kasih..:
1). Memberi.
Karena begitu besar kasih Allah kepada kita, maka Ia “Memberi” (mengaruniakan) Yesus AnakNya yang tunggal bagi kita » Yoh 3:16. Itulah bukti Kasih Tuhan. Demikian juga dengan kita. Untuk membuktikan Kasih, kita harus “Memberi”. Bukan
hanya memberi secara materi, tetapi yang terutama memberi hati dan hidup kita kepada Tuhan! Firman Tuhan katakan: “dimana hartamu berada, disitu pula hatimu berada..” Jadi, bila hati kita sepenuhnya kita berikan kepada Tuhan, tidak sukar bagi kita untuk memberi harta, waktu, dan segala sesuatu yang kita miliki!
2). Berkorban.
Bukti kasih Tuhan tidak hanya berhenti pada memberi Yesus bagi kita, tetapi bahkan Yesus sendiri menjadi “Korban.” Kasih tidak hanya akan “memberi”, tetapi pasti meningkat pada satu tingkat di atasnya, yaitu : “Berkorban.” Berkorban itu “Sakit”..! Kalau tidak sakit, belum berkorban namanya!
Melayani Tuhan ketika ada waktu lowong, itu artinya anda “Memberi”. Tetapi apabila anda berusaha menyediakan waktu untuk melayani Tuhan ditengah kesibukan anda, bahkan saat kesehatan anda kurang mendukung, itu artinya “Berkorban”.
Mempersembahkan harta/uang anda pada Tuhan disaat berkelimpahan, artinya anda sudah “Memberi” kepada Tuhan. Tetapi bila anda mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, disaat anda sendiri berada dalam keadaan berkekurangan, itu artinya anda “Berkorban.”
Melayani Tuhan tanpa tantangan dan semuanya berjalan mulus, artinya anda “Memberi” pada Tuhan. Tetapi ketika anda tetap semangat melayani Tuhan meskipun ditolak dan difitnah, artinya anda mulai naik pada tingkatan “Berkorban.”
3). Mengampuni.
“Mengampuni” adalah tingkatan Kasih yang paling sempurna! Tuhan Allah tidak hanya memberi dan mengorbankan Yesus, tetapi Dia juga mengampuni kita! Demikian pula dengan Yesus. Sekalipun Ia dikhianati, dipukul, diludahi, difitnah, sampai di paku di kayu salib, tetapi Ia masih berkata: “Bapa ampunilah mereka…!” Dalam kesakitan yang luar biasa, Yesus masih berdoa kepada Bapa untuk memohon pengampunan bagi orang yang menyiksa dan hendak membunuh Dia!
Coba bayangkan, bagaimana seandainya Tuhan Allah memberi dan mengorbankan Yesus, tetapi Ia tidak mau mengampuni dosa-dosa kita??…. Jika demikian pengorbanan Yesus akan menjadi sia-sia. Karena tanpa pengampunan dosa, kita semua pasti binasa!
Marilah belajar dari “Kasih” Tuhan! Ia memberi, berkorban, dan menyempurnakan KasihNya dengan “Mengampuni”..!
Dikhianati, difitnah, ditolak memang sakit, tetapi kita harus melepaskan pengampunan, agar tidak timbul akar pahit dalam hati kita! Firman Tuhan katakan, jika kita tidak mengampuni, kita juga tidak akan diampuni! Bahkan Tuhan katakan: “….ampunilah 70 kali 7 kali..!” Intinya tidak tergantung dari nominal/jumlahnya, tapi artinya “Mengampuni” sampai kita bisa melupakan kesalahan-kesalahan yang diperbuat orang lain pada kita.
Tuhan Yesus yang mengasihi kita dengan “Kasih” yang sempurna, kiranya menolong dan memampukan kita untuk meneladani KasihNya dalam sikap hidup setiap hari! Amin!
PEDULI APA KATA TUHAN
Apabila kau berbuat baik,
orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yg kau lakukan,
Tetaplah berbuat baik !
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal & bersikap egois.
Tapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila kau sukses,
kau mungkin akan mempunyai musuh & juga teman yg iri hati atau cemburu,
Teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila kau jujur & terbuka,
orang lain mungkin akan menipumu,
Tetaplah bersikap jujur & terbuka.
Apa yg tlah kau bangun bertahun-tahun lamanya,
dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja,
Janganlah berhenti & tetaplah membangun.
Apabila kau menemukan kedamaian & kebahagiaan di dalam hati,
orang lain mungkin akan iri hati kepadamu, Tetaplah berbahagia.
Kebaikan yg kau lakukan hari ini,
mungkin besok dilupakan orang,
Teruslah berbuat baik.
Berikan yg terbaik dari apa yg kau miliki,
& itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetap berikanlah yg terbaik !!
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara kau & TUHAN,
Tidak akan pernah ada antara kau & orang lain.
"Jangan pedulikan apa yg orang lain pikir atas perbuatan baik yg kau lakukan,
tapi percayalah bahwa mata TUHAN tertuju pada orang-orang jujur & DIA sanggup melihat ketulusan hatimu !!"
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yg kau lakukan,
Tetaplah berbuat baik !
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal & bersikap egois.
Tapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.
Apabila kau sukses,
kau mungkin akan mempunyai musuh & juga teman yg iri hati atau cemburu,
Teruskanlah kesuksesanmu itu.
Apabila kau jujur & terbuka,
orang lain mungkin akan menipumu,
Tetaplah bersikap jujur & terbuka.
Apa yg tlah kau bangun bertahun-tahun lamanya,
dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja,
Janganlah berhenti & tetaplah membangun.
Apabila kau menemukan kedamaian & kebahagiaan di dalam hati,
orang lain mungkin akan iri hati kepadamu, Tetaplah berbahagia.
Kebaikan yg kau lakukan hari ini,
mungkin besok dilupakan orang,
Teruslah berbuat baik.
Berikan yg terbaik dari apa yg kau miliki,
& itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetap berikanlah yg terbaik !!
Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara kau & TUHAN,
Tidak akan pernah ada antara kau & orang lain.
"Jangan pedulikan apa yg orang lain pikir atas perbuatan baik yg kau lakukan,
tapi percayalah bahwa mata TUHAN tertuju pada orang-orang jujur & DIA sanggup melihat ketulusan hatimu !!"
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
Pikirkan dan renungkan ini
Sudah banyak bahkan sering orang mengatakan bahwa "Jika Anda ingin di hargai, maka Hargailah orang lain terlebih dahulu, jika ingin di cintai maka cintailah orang lain terlebih dahulu" serta "lebih baik memberi daripada menerima"
Tapi terkadang itu sulit kita lakukan, kita bukan manusia yang sempurna, terkadang kita tidak sadar dgn apa yang kita lakukan / ucapkan itu menyakiti atau menyinggu perasaan orang lain, karena kita sedang emosi, marah, sedih dan kecewa. Hanya satu yang bisa kita lakukan, meminta maaf dan memperbaikinya.
Jika anda ingin di maafkan, maka maafkan orang lain terlebih dahulu. Mulailah membiasakannya dari sekarang, kapan lagi kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan kalau tidak sekarang. Belajarlah sedikit demi sedikit.
Pikirkan dan renungkan itu.
Subscribe to:
Posts (Atom)

