Sunday, 25 March 2012

” Kemuliaan Dibalik Pergumulan & Penderitaan..”

Berapa banyak dari kita yang tanpa sadar, sering mengeluh pada Tuhan, atas pergumulan yang terjadi dalam hidup kita. Dalam hati, mungkin kita berkata: Tuhan, aku selalu taat kepadaMu, tapi mengapa Tuhan biarkan pergumulan demi pergumulan, terjadi dalam hidupku?!

Apapun yang anda hadapi hari-hari ini, Percayalah bahwa Tuhan tak pernah bermaksud jahat, ketika mengijinkan pergumulan terjadi dalam hidup anda. Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi umat yang mengasihiNya.

Mari belajar dari teladan hidup yusuf, yang tetap taat dan setia pada Tuhan, sekalipun pergumulan demi pergumulan terjadi dalam hidupnya.

(Kejadian 37:23)
Yusuf dimasukkan kedalam sumur oleh saudara-saudaranya.

(Kejadian 37:28)
Yusuf dijual kepada orang-orang ismael oleh saudara-saudaranya.

(Kejadian 39:1-6)
Yusuf dijual kepada seorang yang bernama Potifar. Kejujuran, kepandaian, kerajinannya, dan karakternya yang terpuji menyebabkan ia menjadi orang kepercayaan Potifar.

(Kejadian 39:13-20)
Yusuf difitnah memperkosa istri Potifar, dan ia harus dipenjara belasan tahun, untuk sesuatu yang tidak dilakukannya.

(Kejadian 41:14)
Yusuf dipanggil menghadap Firaun untuk mengartikan mimpinya, yang tidak berhasil diartikan oleh semua ahli-ahli sihir di Mesir.

(Kejadian 41:25-32)
Allah memampukan Yusuf mengartikan mimpi Firaun yang aneh, menakutkan dan menggelisahkan hati Firaun itu,

(Kejadian 41:33-36)
Yusuf diberi hikmat dan kepandaian dari Allah untuk memberikan solusi secara brilian dan menakjubkan, demi menyelamatkan seluruh rakyat mesir dan sekitarnya dari masa kelaparan selama 7 tahun.

(Kejadian 41:42-46)
Di usianya yang ke 30 tahun, yusuf mendapat kedudukan yang tinggi di Mesir, yaitu Perdana Mentri, orang nonor 2 setelah Firaun. Dan Yusuf memegang jabatan tersebut sampai Tuhan memanggil ia pulang ke rumah Bapa, dalam usia 110 tahun.

Demi menyelamatkan bangsa yang besar dari kelaparan, dan 80 tahun berkedudukan tinggi dengan “KUALITAS MORAL” yang terpuji, itulah maksud ujian dan tempaan yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup yusuf, lewat setiap pergumulan demi pergumulan yang ia alami.

Kurun waktu pergumulan dan penderitaan yang yusuf alami, “tidak sebanding” dengan nikmatnya hidup dengan pangkat tinggi selama 80 tahun!

Dears all,
Pergumulan yang Tuhan ijinkan terjadi, merupakan bagian dari proses pendewasaan iman dan membentuk karakter kita agar menjadi sempurna sepertiNya. Jangan mau menukar pengalaman itu dengan apapun juga! Bersyukurlah untuk pertumbuhan yang Tuhan proses dalam hidup kita, sekalipun hati dan daging kita berteriak kesakitan. Sekalipun air mata harus berderai karena pergumulan itu.

Ingatlah, kita bertumbuh di masa yang sukar, bukan di masa yang menyenangkan! Memang kedewasaan secara rohani tidak datang dengan mudah. Jika mudah, maka semua orang akan meraihnya. Hanya sedikit orang yang bisa mencapai hal ini, karena banyak orang lebih memilih menuruti hawa nafsu, daripada menuruti Allah.

Percayalah, bahwa tidak sia-sia apabila anda taat dan setia kepada Tuhan! Ada upah yang Tuhan sediakan! Ketika Yesus kembali untuk kedua kalinya didunia ini, dan menjemput orang-orang yang setia kepadaNya, maka penderitaan yang pernah kita alami karena pergumulan hidup, tak sebanding dengan kebahagiaan dan kemuliaan yang akan kita terima nanti.

Anda tidak sendiri, banyak orang yang mencintai Yesus lebih dari apapun, juga mengalami pembentukan demi pembentukan dari Tuhan.
Pandanglah pada kemuliaan yang akan datang. Kalau anda mengalami pergumulan sebagai
Pembentukan dari Tuhan, itu artinya “anda istimewa di mata Tuhan!” Tetaplah taat dan setia sampai Maranatha, Tuhan Yesus datang kembali!
 

Hand Phone { HP }

Semua orang sudah banyak yang tahu..
Nilai jual/harganya dipengaruhi dari isinya,bukan dilihat dari luarnya dari HP ini..
Hp yang semahal apapun atau secanggih apapun,jika satu waktu mati/rusak maka automatik habis sudah nilainya,daya tariknya bahkan boleh disebut jadi barang tak berguna,rosokan tinggal dibuang saja banyaknya..Hidup manusia pun ibarat sebuah HP..saat kita masih hidup segala aksesioris dalam diri kita begitu boleh diandalkan & dibanggakan,,seperti gelar kita,kekayaan kita..jabatan kita.kekayaan harta kita dll banyak lagi apapun yang boleh dipunyai oleh manusia,Tak jarang juga kita sering kali menyombongkan diri dengan keadaan yang kita miliki.
Tapi lihat & perhatikan saat kita orang2 yang meninggal..Jasad..ya..jasad saja yang tersisa sementara..coba perhatikan semuanya diorang yang sudah meninggal,cuma sesosok tubuh..{ kalau boleh kita sebutkan tidak berbedanya dengan HP itu,,Jasad tubuh kita ibarat Casing2 hp..yang cuma untuk menambah daya tarik,dari isi yang sebenarnya..Orang meninggal jika kita perhatikan semua yang pernah ada pada si orang ini semasa hidupnya,seperti tadi disebutkan,akan ikut mati & tidak boleh dipakai lagi..Apa yang kita boleh dapatkan dari tulisan ini..?
Pertama : kita manusia janganlah sombong dengan apa yang kita punyai semasa kita masih hidup .
Kedua : kita saat mati nanti apapun yang kita punyai baik yang terwujud maupun yang tak terlihat semua akan kita tinggalkan,sedikitpun tidak akan kita boleh bawa..
Ketiga :Jika kita dalam hidupnya cuma memikirkan dan mencari hal2 yang tadi disebutkan { Barang fana,} maka begitu kita meninggal,pada saat itu juga habis sudah semua yang kita andalkan tadi..
Keempat :Kita saat meninggal nanti sudah pasti tidak akan boleh membawa apapun ,tetapi kita harus punya suatu keyakinan & iman ,memang kita tidak boleh membawa apa2 tapi kita harus yakin Tuhan akan boleh membawa diri kita yang secara jasmani/tubuh sudah mati,tetapi secara rohani akan kembali kepada sang pencipta kita Tuhan.
Jika kita didalam dunia ini selalu mengingat Tuhan,maka percayalah saat kita meninggalkan dunia ini Tuhan pasti akan ingat akan kita yang selalu hidup dalm kasih karunia-Nya.

RANCANGAN TUHAN YANG TERBAIK !!!

Mazmur 91:1-3
"Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk."

Seorang teman pernah berkata kepada saya, "hidup dalam ketakutan adalah wajar karena kita ini manusia yang tidak dapat melihat ke masa depan". Jujur, tadinya saya percaya akan apa yang ia sampaikan tersebut, tetapi itu mulai berubah ketika saya membaca Alkitab dan menemukan bahwa sebenarnya manusia dapat keluar dari ketakutan-ketakutan mereka.

Firman Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa perlindungan Allah adalah satu-satunya jalan bagi manusia untuk keluar dari rasa takut. Hanya Dia-lah yang mampu membuat hidup kita menjadi tenang dan melangkah pasti, di dalam dunia yang penuh dengan ketidak pastian. Namun, janji ini tidak dapat dinikmati oleh semua orang. Hanya orang-orang yang tinggal di dalam Tuhan saja yang dapat menerimanya. YOH 15
Jika 2012 ini Anda merasa takut gagal, takut sakit, takut bahaya, takut musibah, percayalah Tuhan Yesus yang memegang tangan kita kuat untuk meraih rencana – rancangan Tuhan yang terbaik buat setiap pribadi.
Bersama Tuhan Yesus melangkah pasti dan tidak ada lagi ketakutan.

BERSYUKUR...LAH

Apakah Anda tahu berapa banyak orang kesepian dewasa ini ?
Apakah Anda tahu berapa banyak orang ingin memiliki seseorang untuk diajak makan malam ?
Pasangan Anda mungkin tidak sempurna ,
Tetapi Anda perlu mengubah sikap Anda dan mulai bersyukur kepada *TUHAN*
Bahwa paling tidak Anda memiliki seseorang , dengannya anda dapat berbagi kehidupan Anda.

Mulailah bersyukur atas apa yang *TUHAN* telah berikan kepada kita
Itu adalah langkah pertama untuk melihat segala sesuatu menjadi bertambah baik.
Kehidupan Anda mungkin akan mengalami perubahan mendasar demi kebaikan ,
,jika Anda mengubah perspektif Anda dan mulai lebih Bersyukur

Tidak perduli berapa banyak hal negatif yang Anda miliki dalam kehidupan,
Seseorang memiliki jauh lebih buruk daripada yang Anda miliki.
Seseorang akan suka berganti tempat dengan Anda.
Anda mungkin tdk memiliki pekerjaan yg sempurna , Anda mungkin tdk perduli dengan atasan Anda
tetapi daripada Anda mengeluh tentang pekerjaan yg tdk puas, Mulailah bersyukur kepada *TUHAN*
Bahwa paling tdk Anda memiliki sebuah pekerjaan, tdk dalam kata pengangguran,dan tdk berada
dijalanan dan disuatu tempat.

Kita bersyukur untuk apa yang kita miliki sekarang,
Agar *TUHAN* lebih percaya lagi untuk memberikan kita yang lebih besar.

Jika Kamu Memancing Ikan

Jika Kamu Memancing Ikan, Setelah Ikan Itu Terlekat Dimata Kail... Hendaklah Kamu Terus Mengambil Ikan Itu. Janganlah Sesekali Kamu Lepaskan Kembali Ikan Itu Ke Dalam Air Begitu Sahaja Kerana,,, Ikan Itu Akan Terus Sakit Oleh Kerana Bisanya Ketajaman Mata Kailmu Dan Mungkin Ia Akan Menderita Selama Mana Ia Masih Hidup...

Begitulah Juga Setelah Kamu Beri Banyak Pengharapan Kepada Seseorang. Setelah Dia Benar-Benar Menyayangimu, Bahkan Jika Kamu Adalah Cinta Pertamanya,,,, Hendaklah Kamu Menjaga Hatinya. Jangan Sesekali Kamu Lukai Dan Meninggalkannya Begitu Sahaja Kerana Dia Akan Terus Terluka Dengan Kenangan Bersamamu Dan Mungkin Tidak Dapat Melupakan Segalanya Selagi Dia Mengingatimu Yang Hanya Akan Terus Membuatkan Dia Merana Seumur Hidupnya....

Saturday, 24 March 2012

APAKAH KITA MANUSIA NORMAL ?

Terkadang kita bertanya pada diri sendiri, “apakah saya sudah tidak normal? Mengapa sepertinya saya sangat berbeza, sebenarnya siapakah yang tidak normal, mereka atau saya?” Pertanyaan ini sangat wajar timbul, bagi kita yang merasa berbeza dengan lingkungan. Sehingga sering terjadi pertikaian, atau terjadi permusuhan bukan hanya dalam lingkungan pergaulan, dalam rumah tangga pun boleh saja terjadi hal yang sama. Biasanya kita dianggap aneh dan sok suci, extrem dan aneh. Sebab tidak sepemikiran dengan mereka.

Ataukah posisi sebaliknya ? Kita yang menganggap mereka sok suci, aneh, extrem. Sebab tidak setuju dengan gagasan kita yang menyimpang dari kebenaran. Memang sudah menjadi hukum sebab akibat, OLEH KERANA SAYA NORMAL DI HADAPAN ALLAH, MAKA AKIBATNYA SAYA DIANGGAP TIDAK NORMAL DI HADAPAN DUNIA. BEGITU JUGA SEBALIKNYA. OLEH KERANA DUNIA MENGANGGAPKU SANGAT NORMAL, MAKA SESUNGGUHNYA SAYA TIDAK NORMAL DI HADAPAN ALLAH.
MANA YANG AKAN KITA PILIH ?

Menjadi manusia normal dihadapan Allah berarti hidup kita selalu mengutamakan ALLAH, memuliakan ALLAH dalam setiap hal yang kita kerjakan. Manusia yang normal di hadapan Allah akan menjadi kekasih-kekasih ALLAH, tetapi menjadi seteru dunia. Manusia yang normal di hadapan Allah, tidak akan takut pada keadaan apapun. Yang terpenting baginya tidak kehilangan Tuhan.
Filipi 3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.

Rasul paulus dengan sadar dan rela memilih Kristus. Bagaimana dengan kita, apa pilihan kita ?
Pilihlah yang terbaik, dengan keadaan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun. Pilihan kita sangat menentukan bagaimana kita hidup di dunia, dan di kekekalan.

Kesabaran akan membawa Anda menjadi seorang pemenang.

Ibrani 6:12
Agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.
Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 76; Roma 4; Bilangan 35-36

Anda telah berjalan dengan iman. Anda telah mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan Anda. Tetapi apakah yang Anda lakukan bila hasilnya sepertinya lambat datang dan Anda tergoda untuk menyerah karena putus asa? Bersikaplah sabar!

Pada hari-hari ini tidak banyak dibicarakan orang tentang kesabaran. Tetapi bila sampai pada urusan menerima sesuatu dari Tuhan, kesabaran itu sama pentingnya dengan iman. Kesabaran akan menentukan perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan bagi Anda. Kesabaran memperkuat dan menopang iman sampai hasilnya dinyatakan.

Setelah Anda merenungkan janji-janji Tuhan dan memilikinya dalam roh Anda, kesabaran akan mendorong Anda untuk terus bertahan. Kesabaran itu adalah kuasa. Ia memiliki ketabahan untuk menolak dusta iblis yang menyatakan bahwa Firman itu tidak berhasil bagi Anda. Ia mengetahui bahwa firman Tuhan tidak pernah gagal. Kesabaran takkan melangkah surut karena ketakutan, melainkan akan terus maju dalam iman sampai Anda memperoleh jawabannya.

Bila hasil dari iman Anda agaknya lambat tiba, janganlah menyerah karena putus asa! Teruslah mengutamakan Firman dengan kesabaran, maka Anda pasti akan menerima janji Tuhan!


TERUSKANLAH BERSIKAP SABAR!

Mengesampingkan Kepentingan Diri Sendiri

Baca: 2 Timotius 2:3–4

Kepentingan Diri Sendiri
Sebagai orang-orang yang sudah ditebus oleh Tuhan Yesus, kita harus berkomitmen untuk hidup dalam ketaatan penuh kepada kehendak Bapa dengan kesediaan dan kerelaan kita. Apa pun yang Bapa inginkan, kita akan melakukannya.

Inilah hidup dengan penyangkalan diri, yaitu bersedia untuk tidak memiliki keinginan pribadi; keinginan kita hanyalah melakukan kehendak-Nya.

Manakala kita bersedia dan rela untuk melepaskan keinginan kita, dan mulai bergumul untuk melakukan kehendak Bapa, maka kita sedang menemukan keagungan diri kita sebagai ciptaan yang segambar dengan Bapa.

Kita sedang hidup dalam nilai keagungan tertinggi dari tujuan keberadaan kita di dunia. Sebaliknya, manakala kita hidup untuk diri sendiri dan melakukan pencapaian-pencapaian keagungan diri sendiri, maka kita sejatinya sudah mereduksi nilai diri kita sebagai makhluk ciptaan yang segambar dengan Bapa.

Penyangkalan diri yang benar merupakan proses persiapan untuk mendiami langit baru dan bumi yang baru. Kalau di bumi ini seseorang sudah memiliki citacita sendiri dan sibuk dengan urusan perasaan dan pikirannya sendiri yang tidak sesuai dengan kehendak Bapa, bagaimana ia dapat melaksanakan kehendak-Nya di kekekalan?

Ia tidak dapat hidup bagi Bapa, sebab hanya bisa hidup untuk dirinya sendiri. Orang yang hidup untuk dirinya sendiri adalah makhluk yang tidak tahu dan tidak memahami mengapa dan untuk apa ia diciptakan. Inilah naluri yang menjatuhkan malaikat, sehingga menjadi Iblis. Bukannya ia memperoleh kemuliaan, malah kehinaanlah jatahnya.

Makhluk yang hidup bagi dirinya sendiri adalah makhluk yang mau menjadi majikan bagi dirinya sendiri dan menjadi majikan bagi yang lain. Padahal justru keselamatan adalah usaha Tuhan untuk mengembalikan manusia agar dapat hidup untuk kepentingan Tuhan, sebab memang untuk itulah manusia tercipta. Jika kita menyangkali kenyataan ini, berarti kita tidak bersedia dan menolak masuk ke dalam proses keselamatan.

Kalau hari ini kita masih sekadar Kristen di wilayah keberagamaan, yaitu menjadi anggota gereja hanya karena mau berlindung kepada Tuhan dari masalah-masalah hidup di bumi ini dan kebutuhan jasmani, kita harus bertobat. Kalau kita mau mengikut Tuhan, kita harus mengesampingkan kepentingan diri kita sendiri.

Ingat, Tuhan adalah Pencipta yang berhak menetapkan tujuan dan nilai ciptaan-Nya sendiri. Ia mestinya mendominasi manusia, bukan kita yang mendominasi Tuhan.

Nilai kemanusiaan sejati adalah manakala kita hidup menggenapi tujuan

penciptaan kita, yaitu mengabdi bagi kepentingan-Nya.

TABUR TUAI

Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.( Galatia 6:8 )

Apa yang kita tabur itu yang akan kita tuai. Kalau benih yang kita tabur baik maka hasilnya juga baik, begitupun sebaliknya. Sekarang, apa yang yang paling banyak kita tabur selama ini?

Dalam Firman Tuhan di atas dikatakan ada dua macam benih yakni benih daging dan benih Roh. Benih Roh berasal dari Roh Allah berdasarkan Firman Allah yang kita "makan" setiap hari melalui pembacaan dan perenungan Firman Allah. Sedangkan benih daging adalah segala sesuatu yang bertentangan dengan Firman Allah.

Kita menabur benih melalui hal ini yaitu:

>MELALUI MULUT, Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.( Amsal 18:21 )

Contoh yang buruknya adalah; suka mengomel, protes, menuntut, mengeluh, berbantah-bantah, dll.Contoh yang baiknya adalah; memuji dan menyembah Tuhan, merenungkan dan memperkatakan Firman Tuhan, mengucap syukur, mengampuni, dan memberkati, dll.

>MELALUI PIKIRAN, Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.( Filipi 4:8 )

Atau hal yang negatifnya adalah apakah kita merasa cemas, kuatir, takut, curiga, mementingkan diri sendiri, dll.

>MELALUI PELAYANAN, Apakah kita melayani untuk hidup atau hidup kita untuk melayani? Apakah tujuan pelayanan kita untuk jiwa-jiwa diselamatkan atau untuk menambah pengikut?

>MELALUI HATI, Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.( Amsal 4:23 )

Jika kita taburi hati kita dengan kebencian, amarah, dendam, sakit hati, kecewa, iri hati, dengki, dll, sementara Allah menghendaki supaya kita menyerahkan hati kita bagi-Nya. Sebab Roh Allah berdiam di dalam hati kita dan kita adalah bait-Nya.

Sekarang pilihan ada di tangan kita. Kita sendiri yang akan memekai dan mempersilahkan daging atau roh yang memanfaatkannya. Pilihan kita akan menentukan masa depan kita, apakah kita akan menuai hal yang baik atau menuai yang buruk.Ingatlah, mungkin bukan hanya kita sendiri saja yang nantinya akan menikmati tuaian itu, tetapi mungkin juga keluarga kita, keturunan kita, atau orang-orang disekitar kita.

( Renungan Harian Kemenangan )

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan

Waktu sedang "Jaya" kita merasa banyak kawan di sekeliling kita.

Waktu sedang "Berkuasa" kita percaya diri melakukan apa saja.

Waktu sedang "Tak Berdaya" barulah kita sedar siapa saja sahabat sejati yang ada.

Waktu sedang "Jatuh" kita baru sedar selama ini siapa saja kawan yang menggunakan dan memanfa'atkan kita.

Waktu sedang "Sakit" kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala "Miskin" kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/ berderma & saling membantu.

Masuk "Usia Tua" kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Saat "di ambang Ajal" kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama,
Sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA:

Saling menghargai
Saling membantu
Saling memberi
Saling mendukung

Jadilah kawan setia tanpa syarat ...

Jangan saling memotong & menggunting sesama kawan...

Tunjukkanlah bahwa Anda masih mempunyai Hati Nurani yang tulus Jauhkan niat jahat untuk mencelakai kawan.

Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita.

Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

TUHAN tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.

Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum disetiap air mata, Rahmat & berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap do'a....

Jangan pernah menyerah ,
Terus berjuanglah,
Life is so beautiful....